Senin, 29 Maret 2010

Pelajaran 20 Yesus sang Pendoa

Pada akhir Pelajaran siswa dapat:
  1. menceritakan pengalaman tentang kehidupan doa sehari-hari
  2. m,enjelaskan makna doa bagi kehidupan sehari-hari
  3. menjelaskan bahwa Yesus adalah pribadi pendoa dan sekaligus mengajar pada pengikutNya untuk berdoa seperti yang terungkap dalam Kitab Suci (Luk 11: 1-13)
  4. menyebutkan hal-hal yang dapat diteladan dari kehidupan doa Yesus
Ringkasan Materi
Doa adalah sarana komunikasi antara manusia dengan Allah. Sebagai sarana komunikasi, sebuah doa yang baik seharusnya melibatkan peran kebua belah pihak, baik manusia maupun Allahsendiri. Dalam praktek sehari-hari doa dimengerti sebagai sarana untuk meminta sesuatu.Dalam doa-doa permohonan yang diajukan, orang cenderung berharap Allah akan mendengarkan seluruh harapan manusia dan memahami seluruh persoalan yang dihadapi manusia. Padahal doa yang benar adalah doa ang juga harus membiarkan Allah berbicara pada manusia.

Ungkapan doa juga dapat bermacam-macam, misalnya dalam bentuk ungkapan syukur, mencari kekuatan atau peneguhan keluhan, dan sebagainya. Dalam doa manusia dapat berbicara pada ALlah sebagai sahabat tanpa melupakan bahwa Allah arus dibiarkan untuk berbicara pada manusia. Doa seharusnya juga tidak hanya terarah bagi diri kita pribadi, melainkan juga terarah pada sesama manusia. Dengan kata lain relasi yang kita bangun dengan Allah seharusnya juga mendorong kita semakin membangun relasi yang baik dengan sesama. Melalui doa manusia menghayati kehadiran ALlah yang setia mendampinginya dan hadir untuk membebaskannya.

Yesus adalah pribadi pendoa, seluruh hidup dan karyaNya dihayati dalam kesatuan dengan BapaNYa. Dengan kata lain, sebagai seorang pendoa, Yesus melihat hidupNya sendiri adalah suatu doa yang dipersembahkan kepada BapaNya. Dalam doaNya Yesus selalu menyerahkan seluruh suka dukaNYa pada bapaNya. Bagi Yesus bukalah kehendakNya yang terjadi namun kehendak BapaNyalah yang terjadi. Yesus mengajak kita untuk menyapa Allah dengan Bapa. Sapaan ini mengandung makna yang sangat dalam. Yesus mengajak kita untuk memasuki relasi yang begitu dekat seperti anak dan bapa. Bapa memberikan seluruh hal yang dibutuhkan oleh anakNya, dan kitalah anak-anak Allah. Dalam doa tersebut Yesus mengajarkan suatu doa yang penuh sikap penyerahan diri, cinta kasih, keadilan, dan juga pengampunan.



KUTIPAN
Hal Berdoa
Luk 11:1-13
Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari antara murid-muridNya kepadaNya: "Tuhan ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes pada murid-muridNYa". Jawab Yesus kepada mereka "Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah namaMu; datanglah kerajaanMu. Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan" Lalu kataNya kepada mereka: "Jika seseorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti, sebab seorang sahabatku yang sedang dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya; masakan ia yang ada di dalam rumah itu akan menjawab: Jangan mengganggu aku, pintu sudah tertutup dan aku serta anak-anakku sudah tidur; aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepada saudara. Aku berkata kepadamu: sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya. Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikannya kepadamu, carilah maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapatkan dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakakn. Bapa manakah di antara kamu , jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikannya ular kepada anaknya sebagai ganti ikan? Atau jika ia minta terlur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang minta kepadaNya".

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar